BANYUWANGI DELIK SBS— Warga Dusun Krajan, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, dikejutkan aksi seorang pria berusia 26 tahun yang mengamuk sebelum menceburkan diri ke dalam sumur, Sabtu (5/9/2026) pagi.
Pria tersebut diketahui bernama Bayu Setiawan. Sebelum masuk ke dalam sumur, Bayu disebut mengalami kondisi yang oleh warga diduga sebagai kesurupan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan secara medis sehingga perlu dibedakan antara kesaksian warga dan fakta yang telah terverifikasi.
Situasi semakin menegangkan ketika petugas pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas tidak bisa langsung mendekati Bayu karena pria tersebut masih menunjukkan perilaku agresif dan mengeluarkan suara seperti mengaum.
Koordinator Damkar Genteng, Sutikno, mengatakan proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati. Kondisi Bayu yang belum stabil membuat petugas perlu memperhitungkan keselamatan korban maupun tim penyelamat.
“Petugas harus berhati-hati karena kondisi korban tidak memungkinkan untuk langsung dievakuasi,” ujar Sutikno.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga karena penanganannya bukan sekadar persoalan mengeluarkan seseorang dari dalam sumur. Petugas juga menghadapi kondisi korban yang secara perilaku sulit dikendalikan.
Kasus ini sekaligus menunjukkan pentingnya penanganan yang mengutamakan keselamatan dalam situasi darurat. Penyebab pasti perubahan perilaku Bayu masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak yang berwenang maupun tenaga profesional.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kondisi Bayu setelah proses evakuasi serta penyebab pasti peristiwa tersebut masih menunggu keterangan lebih lanjut.
bi/,ga
