Top 5 This Week

Related Posts

Insiden Mahasiswa FK UB, Pentingnya Penguatan Dukungan Kesehatan Mental di Kampus”

Malang DELIK SBS– Lingkungan Universitas Brawijaya (UB), Malang, dikejutkan dengan insiden yang melibatkan seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) pada Kamis (10/9/2026) pagi.

Mahasiswa berinisial RR (19) dilaporkan melakukan percobaan bunuh diri di salah satu gedung fakultas di lingkungan kampus. Peristiwa tersebut kemudian mendapat perhatian karena terjadi di tengah aktivitas akademik yang sedang berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, RR diketahui merupakan mahasiswa asal Medan yang berdomisili di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi disebut menjadi bagian dari informasi yang digunakan untuk mengetahui rangkaian kejadian. Namun, latar belakang maupun faktor yang mendorong korban melakukan tindakan tersebut belum dapat disimpulkan hanya dari rekaman CCTV.

Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa persoalan kesehatan mental di lingkungan pendidikan tinggi tidak dapat dipandang semata sebagai persoalan pribadi. Tekanan akademik, persoalan sosial, kondisi keluarga, maupun berbagai faktor psikologis dapat saling berkelindan dan membutuhkan penanganan yang tepat.

Karena itu, selain memastikan penanganan terhadap mahasiswa yang bersangkutan, perhatian juga perlu diarahkan pada bagaimana kampus membangun sistem dukungan psikologis yang mudah diakses mahasiswa.

Perguruan tinggi memiliki posisi strategis untuk menyediakan ruang aman bagi mahasiswa yang sedang menghadapi persoalan, termasuk layanan konseling, pendampingan psikologis, serta mekanisme deteksi dini bagi mereka yang membutuhkan bantuan.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kejadian tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut dari pihak berwenang dan Universitas Brawijaya.

Catatan: Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi atau mendorong tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tekanan berat, depresi, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri, segera mencari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, fasilitas kesehatan, atau orang tepercaya di sekitar Anda.

Popular Articles