Top 5 This Week

Related Posts

Lapas Piru Buka Lahan Idle, Siap Menanam 80 Bibit Pepaya California

Delik.sbs-Piru/ Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali mengoptimalkan lahan idle di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Kemandirian melalui pembukaan lahan baru yang dipersiapkan untuk penanaman 80 bibit pepaya California, Sabtu (26/9).

Pembukaan lahan dilakukan pada salah satu area SAE yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan melibatkan langsung Enam Warga Binaan dengan pendampingan petugas, mulai dari membersihkan area hingga mempersiapkan kondisi lahan agar siap digunakan untuk penanaman.

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa persiapan dilakukan secara bertahap untuk memastikan lahan dapat mendukung pertumbuhan tanaman. “Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan kami buka dan siapkan kembali. Setelah kondisi lahan siap, 80 bibit pepaya California yang saat ini masih berada di polybag akan dipindahkan ke lahan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Muh Ramdhan Basir, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan idle tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan.
“Kami ingin setiap lahan yang tersedia dapat memberikan manfaat. Keterlibatan Warga Binaan dalam proses pengelolaan lahan menjadi kesempatan untuk membangun keterampilan dan pengalaman yang dapat berguna setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial F mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. “Kami bisa belajar bagaimana menyiapkan lahan sebelum tanaman dipindahkan. Kegiatan seperti ini juga membuat kami lebih memahami cara merawat tanaman dengan baik,” tuturnya.

Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa optimalisasi lahan akan terus didorong sebagai bagian dari pengembangan kebun kemandirian. “Kami akan terus memanfaatkan potensi lahan yang ada secara bertahap dan berkelanjutan. Harapannya, kegiatan ini dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan,” pungkasnya.

Melalui pemanfaatan lahan idle tersebut, Lapas Piru terus mengembangkan SAE sebagai ruang pembinaan produktif, dengan mengintegrasikan keterampilan pertanian, kemandirian, dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Popular Articles