Top 5 This Week

Related Posts

Kodim 0207/Simalungun Pembangunan Jembatan Gantung di Nagori Kahean Progres 67 Persen

Detik.sbs Simalungun – Pembangunan Jembatan Perintis atau jembatan gantung di Huta III, Nagori Kahean, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, terus berlanjut. Hingga Selasa (27/10/2026), progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 67 persen.

Dalam kegiatan pembangunan tersebut, personel jajaran Kodim 0207/Simalungun bersama masyarakat Huta III Nagori Kahean terlibat langsung mengerjakan sejumlah bagian konstruksi jembatan. Saat ini, mereka sedang melakukan pemasangan gelagar jembatan yang berfungsi sebagai struktur penopang lantai jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan jembatan memiliki kekuatan dan kestabilan yang memadai.

Jembatan tersebut diharapkan dapat mendukung akses masyarakat setempat, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Selain itu, jembatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan akses penghubung di wilayah tersebut.

Pembangunan jembatan di wilayah Nagori Kahean sangat dinantikan dan disambut antusias oleh masyarakat Simalungun. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mempermudah mobilitas warga.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy S.I.P., M.Han., mengatakan bahwa jembatan di desa atau nagori, seperti di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, akan digunakan masyarakat untuk mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Jembatan tersebut juga dapat memperlancar perjalanan warga antarahuta, antardusun, atau antarnagori yang terpisah oleh sungai, lembah, maupun medan yang sulit.

Selain itu, jembatan tersebut menjadi akses anak-anak menuju sekolah, terutama bagi mereka yang harus menyeberang ke desa atau kampung tempat fasilitas pendidikan berada. Jembatan ini juga memudahkan petani mengangkut dan menjual hasil pertanian ke luar wilayah, membuka akses darurat ketika terjadi kerusakan atau bencana, serta mempermudah pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat di wilayah tersebut. (RG)

Sumber: Pendam I/BB

Popular Articles