Delik.sbs-Saparua/Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua melalui pengurus Primkopasindo memantau pengerjaan renovasi barbershop sebagai sarana pembinaan keterampilan dan kemandirian warga binaan, Rabu (16/09/2026).
Pemantauan dilakukan untuk memastikan progres renovasi berjalan sesuai rencana sehingga fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan sebagai tempat penyaluran bakat sekaligus pembinaan keterampilan warga binaan dalam bidang mencukur rambut.
Barbershop tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan sebagai ruang praktik bagi warga binaan untuk mengembangkan kemampuan dan bakat, tetapi juga dapat memberikan layanan kepada masyarakat sekitar yang berkunjung ke Lapas dan membutuhkan jasa untuk merapikan rambut.
Ketua Pengurus Primkopasindo Lapas Saparua, S. J. Sinay, mengatakan pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan renovasi barbershop.
“Untuk hari ini kami mengecek progres renovasi barbershop. Kami memastikan pengerjaannya berjalan sesuai rencana agar fasilitas ini segera bisa digunakan,” ungkapnya.
Kalapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengatakan keberadaan barbershop diharapkan dapat menjadi ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan minat dan bakat sekaligus mengasah keterampilan melalui praktik langsung.
“Mengingat barber shop ini dimanfaatkan sebagai sarana penyaluran bakat dan pembinaan keterampilan warga binaan, maka perawatannya harus dilakukan secara berkelanjutan agar fasilitas ini tetap nyaman, layak, dan dapat digunakan secara optimal. Kami berharap warga binaan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengasah kemampuan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Dengan renovasi yang dilakukan, barbershop Lapas Kelas III Saparua diharapkan dapat menambah kenyamanan dan kelayakan fasilitas bagi warga binaan maupun masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut. Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan mendukung pelaksanaan pembinaan keterampilan secara optimal sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

