Asahan.delik.sbs–PKS CP Jaya Pratama Sawit sorotan media jadi pengawas di CV Sawit Pratama CEO num Anggota TNI 126 kok bisa jadi pengawas anggota TNI atas nama Arahap yang terkait informasi lari security.
Dugaan oknum anggota TNI dari Yonif 126/KC bernama Harahap yang merangkap menjadi pengawas di CV Sawit Pratama / PKS CP Jaya Pratama Sawit, serta isu mengenai kaburnya petugas keamanan (security), berikut adalah poin-poin penting untuk memahami duduk perkaranya:1. Aturan Resmi Mengenai Anggota TNI Merangkap JabatanSecara hukum di Indonesia,
anggota TNI aktif dilarang keras terlibat dalam kegiatan bisnis praktis maupun merangkap jabatan di perusahaan swasta. Hal ini diatur tegas dalam:Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (Pasal 39 ayat 3): Menyatakan secara gamblang bahwa prajurit TNI dilarang terlibat dalam kegiatan bisnis.
Peraturan disiplin militer: Seorang prajurit aktif dilarang menjadi pengawas, pengamanan (beking) ilegal, atau pengurus di korporasi swasta tanpa adanya penugasan resmi (BKO) yang sah dari komando atas untuk kepentingan negara.2.
Mengapa Hal Ini Bisa Terjadi?Jika informasi di media tersebut benar, keterlibatan oknum tersebut biasanya dikategorikan sebagai tindakan pelanggaran disiplin individu atau penyalahgunaan wewenang.
Modus seperti ini umumnya terjadi karena beberapa alasan:Bisnis Pengamanan Lapangan: Pihak swasta (seperti pabrik kelapa sawit) terkadang sengaja merekrut atau meminta bantuan oknum aparat untuk menjadi pengawas guna memberikan efek gentar (deterrent effect) terhadap gangguan eksternal atau konflik lahan.
Penyalahgunaan Wewenang Pribadi: Oknum bertindak atas nama pribadi untuk mencari penghasilan tambahan di luar dinas, tanpa sepengetahuan komando satuannya (dalam hal ini Yonif 126).
Kasus Kaburnya SecurityTerkait informasi mengenai larinya petugas security, hal ini sering kali berhubungan dengan konflik internal perusahaan, masalah hak ketenagakerjaan,
tekanan kerja, atau adanya perselisihan dengan pihak pengawas/manajemen yang baru. Keterlibatan oknum TNI sebagai pengawas sering kali justru memicu ketegangan psikologis atau perselisihan di lingkungan kerja operasional pabrik.
Kabiro Asahan Roses (sibernasional.com)

