Delik.sbs-Geser/Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, jajaran Subseksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) melaksanakan pengecekan kelengkapan kelayakan sarana dan prasarana (sarpras) dinas, khususnya senjata api (senpi) dan amunisi, Selasa (08/09).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen nyata jajaran Lapas Geser dalam mengimplementasikan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) mengenai kunci pemasyarakatan maju, salah satunya adalah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib). Selain memastikan kesiapan sarana prasarana penunjang keamanan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjamin keamanan optimal di dalam lapas.
Pengecekan dipimpin langsung oleh Kasubsi Kamtib Lapas Geser, Surdin Derlen, dengan didampingi oleh Staf Kamtib. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan mendetail, meliputi kondisi fisik senjata api, mekanisme kelayakan pakai, serta kebersihan tempat penyimpanan guna mencegah kerusakan akibat faktor kelembapan atau kelalaian perawatan.
Tidak hanya berfokus pada fisik senpi, jajaran Kamtib juga memeriksa jumlah, jenis, serta masa berlaku amunisi yang tersedia. Untuk memastikan tertib administrasi, seluruh data hasil pemeriksaan fisik tersebut kemudian dicocokkan secara teliti dengan buku register inventaris milik Lapas.
Kasubsi Kamtib, Surdin Derlen, menegaskan bahwa perawatan dan pengelolaan senjata api harus dilakukan secara berkala dan sesuai prosedur operasi standar (SOP). “Senjata api dan amunisi adalah instrumen vital dalam penegakan keamanan. Melalui pemeriksaan berkala pada kondisi fisik, ruang penyimpanan, hingga ketertiban administrasinya, kita memastikan bahwa seluruh aset negara ini selalu dalam keadaan siap siaga dan terdokumentasi dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Derlen juga menyampaikan bahwa hasil pengecekan ini akan digunakan sebagai data awal terkini. Data tersebut akan menjadi acuan penting untuk koordinasi lebih lanjut dengan Koramil Geser dalam agenda pencucian dan perawatan senjata api milik Lapas Geser.
Senada dengan hal itu, staf Kamtib, Dahlan Rumau, yang turut serta dalam pengecekan juga menekankan pentingnya akurasi data. “Melalui pengecekan ini, kami memastikan bahwa jumlah fisik senjata dan amunisi sesuai dengan laporan yang tercatat. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan barang milik negara, terutama yang berkaitan dengan keamanan seperti ini, adalah prioritas utama,” jelas Rumau.
Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari komitmen Lapas Geser dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menjalankan tugas. Deteksi dini sangat penting untuk meminimalisir risiko gangguan keamanan, sehingga seluruh proses pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan dengan optimal,” ujar Nober.
Nober menambahkan bahwa senjata api dan amunisi merupakan aset negara yang harus dikelola dengan sangat ketat dan hati-hati. “Pengecekan rutin ini sangat penting untuk memastikan sarana ini dalam kondisi prima dan siap digunakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan, serta mencegah terjadinya penyalahgunaan maupun kehilangan,” pungkas Nober.
Dengan dilaksanakannya pengecekan rutin secara profesional dan berkesinambungan ini, Lapas Geser menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman bagi seluruh warga binaan maupun petugas. Upaya ini juga diharapkan bermanfaat bagi masyarakat sekitar dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Seram Timur.

